Partai Hanura terus memanaskan mesin politiknya, untuk meraih target politik 2029 yaitu meraih kemenangan kembali ke senayan jakarta, setelah dua periode pemilu 2019 dan 2024 Hanura tersingkir dr senayan.
Tim Task Force terus bergerak untuk memastikan kesiapan Kader di seluruh wilayah di Indonesia. Hingga 23 Oktober Tim tAsk force yang dipimpim Patrice Rio Capella Sudah sambangi 25 provinsi yaitu provinsi sulawesi tenggara.Patrice menegaskan dari 25 provinsi yang didatangi Tim Task Force dari DPP Hanura, ia memastikan Hanura di Provinsi Sultra itu sudah berjalan on the track.
“Kalau ini kita bisa bergerak 2 tahun bekerja full, saya meyakini itu bisa kita dapatkan satu kursi,” ungkapnya usai membuka rapat teknis dan konsolidasi DPD dan DPC Hanura se Sultra di Hotel Claro, kota kendari , Jumat (23/10/2026).
Ia telah mendengarkan laporan dari para pimpinan DPC kabupaten/kota di Sultra, bahwa hampir 80-90% rata-rata pimpinan kecamatan sudah terbentuk.
Kondisi itu bagi dia menjanjikan karena struktur konsolidasinya berjalan dengan baik dan masih ada waktu satu bulan untuk pimpinan Hanura kabupaten dan kota menyelesaikan pembentukan pimpinan kecamatan.
"Harapan kita, akhir November 2026 itu semua sudah 100 persen terbentuk. Nah itu kalau sudah 100 persen, itu sama dengan 7.300 kecamatan lain di seluruh Indonesia yang juga bergerak terus konsolidasinya," bebernya.
Kata dia, hasil perolehan pemilu pada 2024 yang lalu bisa akan meningkat di pemilu mendatang karena struktur dan konsolidasi partai terus berjalan, tidak seperti waktu-waktu yang lalu. Kekompakan dan semangat kader sudah mulai terbangun. Ada rasa optimisme di kader dan mereka telah menyiapkan mesin politiknya untuk menghadapi pemilu yang akan datang.
Sementara itu, Ketua DPD Hanura Sultra Fajar Ishak mengatakan pihaknya terus melakukan konsolidasi internal.
"Kami terus bergerak verifikasi keanggotaan, kami membentuk PAD sampai tingkat ranting. Target kami mengisi kursi DPR RI. Dari kuota 6 kursi DPR RI Dapil Sultra, kita bisa dapat satu.
Saya bisa rasakan dan optimis soal itu," ungkap anggota DPRD Sultra itu.
Selain itu, ia juga ingin tambah kursi DPRD Provinsi Sultra pada pemilu selanjutnya. Karena saat ini baru satu kursi.
"Karena ada 6 dapil kursi DPRD Sultra, kami ingin satu dapil satu kursi. Begitu juga di DPRD Kabupaten/Kota, kami ingin satu dapil satu kursi juga. Kami juga mengincar pimpinan DPRD di seluruh kabupaten/kota di Sultra," ujarnya
Pada Pilkada mendatang, kata dia Hanura akan mendorong kader di Kota Baubau, Kabupaten Buton Selatan, Kabupaten Kolaka dan Konawe Kepulauan. "Setidaknya empat kabupaten itu kami targetkan mendudukan kader hanura di kursi eksekutif. Target tambahan di Kabupaten Konawe Utara," pungkasnya.
Di Provinsi Sulawesi Tenggara terdapat 17 DPC, 221 PAC dan 2.287 Ranting. Meski susah mengantongi 90 persen pembentukan PAC, serta keanggotaan kader yang sudah melebihi 100 persen dari yang di targetkan. Tinggal mengejar yabg masih belum 100 persen dan pembentukan 2.287 ranting. Saat ini Hanura Sultra memiliki 16 anggota DPRD Kabupaten/kota dan 1 Anggota Dewan Provinsi.
Pada kesempatan ini Tim task force memberikan bantuan untuk pemasangan papan nama partai hanura dan rekening partai di 17 DPC dan 221 PAC dengan total 135 juta rupiah.
Galeri Foto
Tag Berita