Kegiatan Partai

Hanura siapkan strategi modern untuk hadapi Pemilu 2029

Berpihak kepada daerah

25 Oktober 2026 • Redaksi Hanura

18 pembaca unik artikel 29 total pembacaan 18 pengunjung unik halaman ini

Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menyiapkan strategi politik berbasis ilmu pengetahuan, survei, dan konsultan untuk memperkuat daya saing partai sekaligus menghadapi Pemilu 2029.

Ketua Tim Task Force DPP Hanura Patrice Rio Capella mengatakan partainya mulai menerapkan pendekatan modern dalam pengelolaan organisasi dan penyusunan strategi elektoral agar setiap langkah politik didasarkan pada perhitungan yang terukur.

"Jadi Hanura hari ini mengelola partainya dengan cara-cara modern, dengan memakai ilmu pengetahuan. Jadi tidak sekadar rasa-rasa, mungkin-mungkin itu tidak dipakai lagi. Hari ini berdasarkan ilmu pengetahuan," kata Rio Capella seusai konsolidasi pengurus DPD, DPC, dan anggota DPRD Hanura se-Sulawesi Barat di Hotel Maleo, Mamuju, Sabtu (24/10).

Menurut dia, pendekatan tersebut diperlukan agar partai dapat memetakan potensi perolehan suara dan menentukan strategi yang tepat di setiap daerah pemilihan (dapil).

Hanura, kata dia, akan melakukan survei di sejumlah dapil, termasuk di Sulawesi Barat, untuk mengetahui kondisi politik dan peluang partai dalam menghadapi kontestasi mendatang.

"Kita harus tahu bahwa apa yang harus kita lakukan, dan apa hasil pengelolaan yang akan datang pun, Hanura harus tahu gambaran itu. Itu yang akan kita lakukan nanti," ujarnya.

Rio Capella menjelaskan Tim Task Force DPP Hanura telah mengunjungi 26 provinsi dalam rangka memperkuat konsolidasi organisasi dan mempersiapkan mesin politik hingga tingkat daerah.

Dalam konsolidasi di Sulawesi Barat, ia menyebut struktur kepengurusan partai di tingkat kecamatan telah mencapai sekitar 98 persen. Dari 68 kecamatan yang menjadi sasaran pembentukan kepengurusan, hanya dua kecamatan yang belum mengunggah persyaratan melalui aplikasi partai.

Ia optimistis seluruh kepengurusan tingkat kecamatan dapat diselesaikan pada akhir November 2026, sebelum konsolidasi dilanjutkan hingga tingkat desa atau ranting.

"Jadi, dari aplikasi yang kami punya dan mereka unggah persyaratan itu dari 68 kecamatan, sisa dua kecamatan saja yang belum diunggah. Jadi, menurut saya itu hampir 98 persen," katanya.

Selain memperkuat struktur organisasi, Hanura juga mendorong perubahan semangat dan karakter kader melalui penggunaan logo baru bergambar singa yang melambangkan kekuatan, kecepatan, keteguhan, dan keberanian menghadapi persaingan politik.

Rio Capella mengatakan partainya membutuhkan kader yang tidak hanya mampu berbicara, tetapi juga siap bekerja dan bersaing dalam kontestasi politik.

"Kami bukan hanya menyusun kepengurusan, tapi mencari petarung di setiap dapil. Itu yang akan kami unggulkan pada pemilu yang akan datang," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Task Force DPP bersama pengurus DPD, DPC, dan anggota DPRD Hanura se-Sulawesi Barat juga menandatangani Wall of Commitment and Victory sebagai bentuk komitmen untuk memenangkan Pemilu 2029.

DPP Hanura turut menyerahkan bantuan operasional untuk pemasangan papan nama partai dan pembukaan rekening partai kepada pengurus DPC dan PAC di Sulawesi Barat.

Sementara itu, Ketua DPD Hanura Sulawesi Barat Andi Dody Hermawan mengatakan pihaknya siap memaksimalkan konsolidasi organisasi dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki untuk meningkatkan perolehan suara pada Pemilu 2029.

Ia menyebut Hanura di Sulawesi Barat saat ini memiliki dua anggota DPRD provinsi dan tujuh anggota DPRD kabupaten yang tersebar di enam kabupaten.

Andi Dody berharap penguatan koordinasi antara pengurus DPD, DPC, dan PAC dapat menjadi modal bagi partai untuk meningkatkan daya saing politik di tingkat provinsi maupun kabupaten pada pemilu mendatang.

Galeri Foto

Bagikan

Berita Lainnya

Liputan lain terkait Hanura.

Hanura Terus Road Show Keliling Indonesia, Sulut Provinsi ke 23 yang disambangi Tim Task Force. “Sulut Potensi jadi Kandang Singa”
21 Okt 2026 Redaksi Hanura 47 pembaca unik

Hanura Terus Road Show Keliling Indonesia, Sulut Provinsi ke 23 yang disambangi Tim Task Force. “Sulut Potensi jadi Kandang Singa”

Tim Task Force (satgas) DPP Partai Hanura terus bergerak untuk menggelar konsolidasi dan rapat teknis dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), serta legislator dari Fraksi Hanura. Konsolidasi yang dilakukan sejak 8 agustus 2026 di Provinsi Banten, akan terus dilakukan hingga tuntas di 38 provinsi pada Oktober 2026.

Bagikan

Tekan tombol untuk memutar Mars Hanura.