Partai Hanura bersiap memasuki babak baru menuju Pemilu 2029. Wakil Ketua Umum Hanura, Patrice Rio Capella mengatakan, Hanura akan meluncurkan logo Kepala Singa paling lambat awal tahun 2027.
Ia bilang, peluncuran logo Hanura yang lebih segar dilakukan setelah menuntaskan konsolidasi organisasi secara nasional. Saat ini, konsolidasi telah diarahkan untuk mencakup seluruh provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan."Kita akan launching logo ini secara resmi meski sekarang sudah jalan, setelah kami menyelesaikan konsolidasi nasional 100 persen di provinsi, 100 persen kabupaten/kota, dan 100 persen kecamatan," kata Rio usai menghadiri Konsolidasi Tim Task Force dan Rapat Teknis DPC Partai Hanura se-Provinsi Kalimantan Utara di Hotel Swissbell, Tarakan, Jumat (21/8/2026).
Menurutnya, konsolidasi nasional mencakup 514 kabupaten/kota dan 7.300 kecamatan. Setelah seluruh struktur organisasi dinyatakan siap, Hanura akan meresmikan identitas baru partai untuk menghadapi Pemilu 2029.
"Begitu selesai, maka kami akan segera me-launching logo baru, warna bendera baru, dan visi baru Hanura untuk 2029," ujar Ketua Tim Task Force DPP Partai Hanura itu.
Rio memperkirakan peluncuran resmi logo dan identitas baru Hanura paling lambat dilakukan pada awal 2027. "Akan kami sampaikan mungkin pada awal tahun depan, untuk mempersiapkan konsolidasi lebih lanjut dari Hanura ini," sebutnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang (OSO) memastikan partainya telah resmi mengganti logo menjadi Kepala Singa. OSO menilai singa melambangkan kepemimpinan dan perlindungan, sejalan dengan visi Hanura untuk menjaga alam dan masyarakat.
"Sudah ganti. Itu sudah disepakati dalam Rakernas sehingga dikukuhkan menjadi logo yang baru," jelas OSO dalam kegiatan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) anggota DPRD Fraksi Hanura di Novotel Gajahmada, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (1/4/2026).
Ditanya kapan launching, OSO bilang, peluncuran resmi logo baru Hanura akan dilakukan dalam waktu dekat. "Hanya khusus logo itu menjadi singa. (Perubahan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai) tidak ada," bebernya.
"Singa itu raja dari segala binatang. Singa menjadi pemerintah semua binatang-binatang yang ada di dunia. Harapannya, hutan kita terlindung, daerah kita terlindung, masyarakat terlindung, hati nurani terlindung, dan bangsa ini menjadi satu kesatuan," tutur OSO.
Diketahui, Menteri Hukum (Menkum) resmi mengesahkan perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Hanura. Dalam keputusannya, logo baru Hanura yang menampilkan Kepala Singa juga ditetapkan sebagai bagian dari identitas resmi partai.
Pengesahan perubahan AD/ART itu tertuang dalam Keputusan Menteri Hukum Nomor M.HH-5.AH.11.03 Tahun 2026 tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Keputusan Menkum ditetapkan di Jakarta pada 3 Juli 2026.
Tag Berita